Sekda Medan Ikuti Rapat Konsolidasi Sekdakab/Sekdako Se-Sumut

sekda medan
Sekda Kota Medan, Wiriya Alrahman, mengikuti Rapat Konsolidasi Sekdakab/Sekdako se-Sumut

Terkini.id, Medan – Sekda Kota Medan, Wiriya Alrahman, mengikuti Rapat Konsolidasi Sekdakab/Sekdako se-Sumut di Aula Raja Inal Siregar Kantor Gubernur, Jumat 15 Februari 2019.

Dalam rapat itu, Sekda Medan juga memberi pemaparan soal peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

Saat membuka rapat ini, Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekda Prov Sumut) Hj Sabrina mengatakan bahwa dalam masa sekarang pemerintah harus menguatkan peran bagi masyarakat.

Sabrina menyampaikan bahwa rapat konsolidasi tersebut merupakan langkah awal guna menguatkan silaturahim seluruh Sekretaris Daerah di Sumut yang terdiri dari 33 kabupaten/kota. Karena meskipun disebutkan adanya otonomi daerah, namun perlu ada pemerintahan provinsi yang mengkoordinir seluruhnya.

“Ini juga dalam upaya mengantisipasi persoalan yang (mungkin) muncul di masyarakat. Apalagi ini menjelang Pemilu, kita harus sampaikan kepada seluruh ASN (aparatur sipil Negara) untuk netral,” ujar Sekda di hadapan seluruh Sekdakab/Sekdako yang hadir.

Ada dua hal yang menjadi perhatian dari pertemuan sebagaimana disampaikan Sekda Prov Sumut.

Pertama, kata dia, adalah soal harga dan keterjangkauannya di masyarakat. Sebab menurutnya hal ini menyangkut masalah hajat hidup orang banyak. Sehingga pengembangan ekonomi daerah harus tetap jadi perhatian penting.

“Yang kedua, kondusifitas masyarakat jelang Pemilu. Karena ada aturan bahwa Pemda wajib mendukung (terlaksananya Pemilu dengan baik). Ini kewajiban kita sebagai pemerintahan daerah untuk mensukseskan Pemilu serentak,” sebut Sabrina.

Sementara Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman yang juga Ketua Pengurus Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia (Forsesdasi) Provinsi Sumatera Utara menanggapi apa yang disampaikan Sekda Prov terkait keterjangkauan harga barang dan jasa.

“Sekali pun sulit, namun pemerintah tidak bisa tinggal diam. Salah satunya adalah dengan menaikkan gairah perekonomian melalui kemudahan investasi dan perizinan,” ujarnya.

“Masalahnya masih banyak masyarakat yang belum melek soal teknologi. Makanya kita siapkan bantuan pengurusan. Untuk itu kita juga berharap ada dorongan dari Pemprov,” pungkasnya.

Selanjutnya secara bergantian, Sekda dari kabupaten/kota yang lain juga ikut menyampaikan beberapa hal berkembang seperti permasalahan anggaran, aparatur, struktur pemerintahan serta berbagai masukan.

Dari seluruh daerah yang hadir, hanya perwakilan Kota Gunung Sitoli yang berhalangan karena orang tua dari Sekda meninggal dunia.

Berita Terkait
Komentar
Terkini