Sekda Medan Buka FGD Penghapusan dan Inventarisasi Barang Milik Daerah

Sekda Medan
Sekda Medan Buka FGD Penghapusan dan Inventarisasi Barang Milik Daerah

Terkini.id, Medan – Sekda Ir. Wiriya Alrahman MM, membuka Focus Group Discussion (FGD) tentang Penghapusan dan Inventarisasi barang Milik Daerah sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2016 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah di Hotel Emerald Garden, Selasa 23 April 2019.

FGD ini diharapkan dapat menambah pengetahuan OPD dalam penghapusan dan Inventarisasi barang Milik Daerah.

FGD yang dihadiri seluruh Pimpinan OPD dan Camat Se- Kota Medan diantaranya Kepala Inspektorat Ikhwan Habibi Daulay, Kepala BPKAD Irwan Ritonga, Kadis Kominfo diwakili Sekretaris Dinas Mansyur Syah, dan Kasar Pol PP M Sofyan serta Kabag Humas, Rasyid Ridho Nasution ini menghadirkan narasumber dari Perwakilan Kantor Pelayanan Kekayaan Negera dan Lelang, M Oktovizar Dewangga Yuseli dan perwakilan Kementerian Dalam Negeri Melvin Maringan Siburian.

Dikatakan Sekda Kota Medan pengelolaan aset merupakan salah satu unsur penting yang menjadi landasan dalam penyusunan laporan keuangan daerah, oleh karena itu pengelolaannya harus dilakukan secara baik, tertib dan sistematis.

“Untuk mencapai tujuan tersebut Pemerintah Daerah perlu mempersiapkan aparatnya mengahadapi perubahan, mendorong pelaksanaan tata kelola aset daerah sesuai dengan peraturan, efektif, efesien, transparan dan akuntabel, agar laporan keuangan menuju Good Government,” kata Sekda.

Menurut Sekda untuk menunjang keberhasilan tata kelola barang milik daerah yang efektif, efesien dan akuntabel, diperlukan dukungan , komitmen partisipasi badan tanggung jawab dari semua Pihak.

Untuk itu diminta kepada seluruh Pimpinan OPD dan Camat yang mengikuti FGD ini agar dapat mengikuti kegiatan ini dengan seksama dan mencermati serta melaksanakan segala aturan dalam pengelolaan barang daerah sehingga dapat memahami dengan baik dan melaksanakan dengan benar.

“Selaku Pengguna Barang, diharapkan Pimpinan OPD agar melakukan pengelolaan aset daerah secara baik dan benar, sehingga dapat dicapai efektivitas dan efisiensi,” ujarnya.

“Selain itu azas-azas dalam pengelolaan aset seperti azas- fungsional, kepastian hukum, transparansi, efesiensi, akuntabilitas dan kepasitas nilai harus menjadi pegangan dalam pelaksanaannya,” sambungnya.

Selanjutnya Sekda berharap melalui FGD ini dapat menambah pengetahuan para Pimpinan OPD dalam mengelola penghapusan dan Inventarisasi barang Milik Daerah. Artinya melalui Pertemuan ini kita dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan kita dalam mengelola Aset Daerah.

“Pemkot Medan tahun ini telah menyampaikan laporan keuangan ke BPK tepat waktu, walaupun masih banyak kekurangan. Akan tetapi ditargetkan Pemko Medan mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Untuk itu seluruh OPD harus meningkatkan kinerjanya khususnya dalam pengelolaan Barang Milik Daerah,” harap Sekda.

Berita Terkait
Komentar
Terkini