Pemkot Ajak Warga Medan Sukseskan Sensus Penduduk 2020

Terkini.id, Medan – Pemkot Medan mendukung penuh dilaksanakannya Sensus Penduduk 2020 (SP2020) sebagai upaya untuk mendata seluruh masyarakat Indonesia termasuk Kota Medan agar terdaftar dalam data base sehingga tercatat dan terverifikasi secara akurat dan jelas.

Dengan demikian, seluruh masyarakat dapat menerima hak warga negara secara adil dan merata sekaligus mendukung program pemerintah menuju satu data kependudukan Indonesia.

“SP2020 menjadi sesuatu yang urgent untuk dilakukan mengingat pentingnya data dan informasi kependudukan yang dibutuhkan dalam berbagai kegiatan. Untuk itu perlu adanya sensus guna pemutakhiran data menjadi satu data terpadu,” kata Plt Wali Kota Medan, Ir. H. Akhyar Nasution, M.Si diwakili Asisten Administrasi Umum (Asmum), Renward Parapat ketika membuka acara Sosialisasi Satu Data Kependudukan Indonesia di Le Polonia Hotel, Jalan Sudirman Medan, Rabu, 27 November 2019.

Selain Asmum, kegiatan yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Medan ini juga turut dihadiri beberapa perwakilan dari organisasi perangkat daerah (OPD) terkait dilingkungan Pemkot Medan, akademisi, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan, pimpinan organisasi serta tokoh lintas agama di Kota Medan.

Tujuannya, untuk ikut serta menyampaikan dan mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa pada tahun 2020 mendatang, BPS akan melakukan sensus penduduk dan diharapkan masyarakat dapat ikut serta berpartisipasi mensukseskan program tersebut.

Didampingi Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Medan, Zulkarnaian, Asmum selanjutnya mengungkapkan SP2020 akan dapat berjalan optimal jika seluruh komponen masyarakat ikut serta berperan aktif mendukung program SP2020 terutama masyarakat sebagai subjek pengumpulan data.

Oleh karenanya, lanjut Asmum, hendaknya seluruh media dan sarana dapat digunakan untuk menyampaikan program tersebut sehingga sampai di tengah-tengah masyarakat.

“Selain untuk mendapatkan haknya sebagai warga negara, sosialisasi sensus penduduk ini menjadi sarana edukasi bagi masyarakat Kota Medan untuk meningkatkan kepedulian serta menyadari pentingnya mendaftarkan data diri dan keluarga agar tercatat sebagai warga negara Indonesia. Apalagi SP2020 menjadi sensus ke tujuh yang dilakukan di Indonesia sejak tahun 1961. Untuk itu, diharapkan kita semua mampu menjadi jembatan penghubung untuk mengajak masyarakat dalam berpartisipasi,” ajaknya.

Selanjutnya, Asmum mengungkapkan bahwa sebagai bentuk dukungan SP2020, Pemko Medan juga telah melakukan sosialisasi bersama para camat, lurah dan kepala lingkungan (kepling) di Kota Medan sebagai aparatur yang mengetahui, mengenali dan bertanggung jawab terhadap masyarakatnya di wilayah masing-masing.

“Dengan peran serta seluruh aparatur wilayah di Kota Medan, kami berharap dapat mendorong dan mensukseskan SP2020 untuk pembangunan Indonesia khususnya Kota Medan yang lebih baik,” ungkapnya.

Acara yang berlangsung selama satu hari ini diisi dengan pemaparan materi dan sesi diskusi bersama narasumber yakni Kepala BPS Kota Medan, Enny Nuryani Nasution dan Kadisdukcapil Kota Medan.

Kegiatan ini juga menggaungkan tanda pagar (tagar) #MencatatIndonesia agar menggema sehingga dapat diketahui seluruh masyarakat Indonesia menuju satu data kependudukan Indonesia.

Komentar

Rekomendasi

Akhyar Nasution Resmikan Jalan Masyarakat di Kelurahan Belawan Bahari

Plt Wali Kota Medan Terima Kunjungan IOF Sumut, Ini yang Dibahas

Buka Musda Pimda 018 Tapak Suci Muhammadiyah Medan, Ini Pesan Akhyar Nasution

Akhyar Nasution Apresiasi Aksi Peduli Lingkungan Siswa Aliyah Muallimin

Resmikan Sarana Air Bersih SD Yabes, Akhyar Nasution Apresiasi Yayasan Tanoto Foundation

Hadiri Milad Ke-5 PWM, Ini Harapan Plt Ketua TP PKK Medan

Pimpin Rapat MTQ Ke-53 Medan, Ini Instruksi Akhyar Nasution

Safari Jumat, Pemkot Medan Salurkan Bantuan Rp50 Juta Untuk Masjid Jamiyyatush Sholihin

Medan Bakal Dipromosikan Lewat Google, Ini Tanggapan Plt Wali Kota Akhyar Nasution

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar