IIPEX 2019, Pemkot Medan: Pengembang Indonesia Harus Siap Bersaing dengan Investor Asing

IIPEX 2019
Pemkot Medan menghadiri Pembukaan IIPEX 2019

Terkini.id, Medan – Kebutuhan masyarakat akan tempat tinggal yang tidak pernah ada habisnya, maka prospek bisnis property ini memang masih cukup menjanjikan di masa depan.

Belum lagi jika melihat pertumbuhan properti komersil seperti perkantoran, kondotel, hotel dan mall tetap bisa berkembang di beberapa lokasi yang premium.

Demikian disampaikan Wali Kota Medan, Drs. H. T. Dzulmi Eldin, S.M.Si.,M.H diwakili Kabid PBL Dinas Perkimtaru Ashadi Cahyadi usai menghadiri acara Indonesia International Property Expo (IIPEX) 2019 di Atrium Plaza Medan Fair, Rabu, 25 September 2019.

Pameran properti terbesar Indonesia International Property Expo (IIPEX) 2019 hadir dan diselenggarakan serentak di empat kota, yakni Jakarta, Bali, Medan dan Surabaya. Acara ini merupakan wadah bagi masyarakat dalam mencari dan memiliki hunian.

Dikatakan Ashadi, kini pelaku properti harus menghadapi arus liberalisasi yang tak terbendung lagi. Hukum persaingan bebas akan berlaku, sehingga setiap pelaku properti harus mempersiapkan kekuatan dalam segala bidang, terutama dalam hal permodalan dan skill sumber daya manusia yang lebih siap menghadapi persaingan.

“Derasnya arus investasi asing juga telah mengubah peta persaingan bisnis properti di dalam negeri. Pengembang tanah air harus siap bersaing dengan para investor asing dengan cara terus menerus meningkatkan kemampuan agar tetap menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” kata Ashadi.

Maka dari itu, tambah Ashadi, agar mampu terus berkiprah di dalam bisnis properti di tanah air, maka harus memperkuat hubungan dengan customer, developer, perbankan, kontraktor, rekanan bisnis serta secara khusus member broker dan marketing associate. Merekalah yang telah tanpa henti memberikan dukungan dan masukan bagi kemajuan dunia property di Indonesia.

“Jujur diakui bahwa beberapa pakar properti memang telah memprediksi bahwa tantangan industri properti dalam beberapa tahun ke depan pasti akan semakin berat. Namun meskipun terjadi sedikit perlambatan, pasar industri properti ini masih diprediksi mampu terus tumbuh secara positif,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPD Realestat Indonesia (REI) Sumut Andi Atmoko Panggabean mengatakan, pameran properti yang berlangsung 5 hari dimulai tanggal 25-29 September diharapkan mampu memberikan memenuhi kebutuhan masyarakat Sumatera Utara khususnya Kota Medan, serta membangkitkan gairah para pembeli rumah bersubsidi yang merupakan incaran masyarakat.

“Ada banyak sekali produk rumah bersubsidi yang disediakan dalam pameran ini. Rumah subsidi ini tentunya paling banyak diincar oleh masyarakat saat datang ke pameran yang ada di mall. Sehingga kami dari REI yakin, inilah saat terbaik untuk membeli rumah hunian bagi masyarakat Sumut khususnya Kota Medan,” ucap Ketua DPD REI Sumut.

Berita Terkait
Komentar
Terkini