Sekelompok Anggota TNI Datangi Masyarakat Petani di Areal Persawahan, Ada Apa?

permasalahan lahan
Tangkapan layar seorang bapak tua tidur telentang di atas plang besi pemberitahuan atas masalah kepemilikan lahan yang diklaim oleh Kodam I/BB.

Terkini.id, Medan – Sekelompok anggota TNI dari Yon Zipur I/DD mendatangi masyarakat petani di areal persawahan di Desa Sei Tuan, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, Selasa, 4 Januari 2022, sekitar pukul 10.00 wib.

Tayangan video siaran langsung yang diunggah di media sosial Facebook oleh pemilik akun bernama Jhoehansen Sinurat ini tampak viral ditonton lebih dari 1000-an orang dan lebih dari 340 kali dibagikan tanpa menuliskan keterangan perihal kejadian tersebut.

Durasi awal tayangan video, tampak seorang bapak tua bernada tegas berkata kepada sekelompok anggota TNI dengan sebuah kalimat tanya sebagai betuk pembelaan diri atas kedatangan pasukan berloreng hijau itu.

“Apa artinya itu pak, dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Apa artinya itu bapak? Tolong dulu,” ujar bapak tua dalam posisinya berdiri di benteng sawah yang berada di bawah jalan.

Sementara itu, seorang warga yang lain seorang ibu tidak terima atas kehadiran anggota TNI di areal persawahan milik mereka senada dengan bapak tua tadi mengklaim bahwa tanah persawahan tersebut telah lama mereka kelola sebelumnya.

“Apakah kalian disekolahkan orangtua kalian untuk menindas masyarakat,” sebut seorang ibu kepada sekelompok anggota TNI tersebut.

Kedatangan puluhan anggota TNI tersebut disinyalir akan memancangkan sebuah plang besi sebagai bentuk pemberitahuan agar masyarakat penggarap untuk segera mengosongkan areal persawahan tersebut yang mana tanah tersebut diklaim oleh pemiliknya adalah Kodam I/BB.

Atas keberatan warga masyarakat, diwakili oleh bapak tua dalam tayangan video di awal, tampak ia menidurkan tubuhnya telentang di atas plang besi pemberitahuan yang dibawa oleh anggota TNI tersebut.

Selain warga masyarakat petani dan anggota TNI, dalam tayangan video siaran langsung yang berdurasi lebih dari 40 menit 2 detik tersebut, tampak aparat kepolisian, pegawai ASN juga turut hadir di lokasi kejadian dalam rangka hendak memancangkan plang besi pemberitahuan tersebut.

Perlu diketahui anggota TNI yang mendatangi warga masyarakat petani dalam tayangan video tersebut adalah anggota TNI dari Batalyon Zeni Tempur 1/Dhira Dharma disingkat Yon Zipur 1/DD.

Yonzipur 1/DD ini merupakan batalyon organik satuan bantuan tempur Kodam I/Bukit Barisan, yang bermarkas di Medan sebagai bagian dari Pusat Zeni Angkatan Darat yang melaksanakan tugas pokok dan fungsi zeni di tingkat kota di bawah perintah langsung Pangdam I/Bukit Barisan.

Beruntung dalam video insiden ini, tidak terlihat adanya bentrokan fisik antara warga masyarakat petani dengan anggota TNI di lokasi kejadian.

Selama tayangan video siaran langsung, sepertinya rencana pemasangan plang besi pemberitahuan terlihat gagal untuk dipasang atas keberatan warga masyarakat pertani tersebut.

Konten Bersponsor

Berita lainnya

1 Unit Rumah Ludes Terbakar di Laguboti

Markas PPM Haranggaol Dibobol OTK, Berubah Menjadi Gudang Pakan Ternak

Update Covid-19, Edy Rahmayadi: 2 Warga Sumut Terinfeksi Omicron

Presiden Jokowi Dikabarkan Akan Tanam Pohon di Sumut, Ini Lokasinya

Praktisi Bela Diri Elie Jhon Silalahi Meninggal Dunia

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar